Deskripsi Hi-Target iRTK5 Super Base
Hi-Target iRTK5 Super Base merupakan solusi base station GNSS untuk mendukung pengukuran RTK pada berbagai lingkungan kerja. Perangkat ini menyediakan data koreksi bagi receiver rover melalui komunikasi radio atau jaringan seluler. Teknologi tersebut membantu tim survey membangun sistem pengukuran yang sesuai untuk pemetaan lahan, konstruksi, dan pertambangan.
Salah satu keunggulan iRTK5 Super Base terletak pada radio UHF internal berdaya hingga 5 W. Perangkat juga mengadopsi teknologi LoRa dan algoritma kompresi data untuk mendukung jangkauan komunikasi hingga 30 km dalam kondisi yang sesuai. Kemampuan ini memberi fleksibilitas bagi tim survey saat merencanakan cakupan koreksi pada area kerja yang luas.
Untuk penerimaan sinyal, iRTK5 Super Base mendukung 1.408 channel GNSS. Receiver ini dapat melacak sinyal GPS, BeiDou, GLONASS, Galileo, QZSS, NavIC, dan SBAS. Selain itu, algoritma pengurangan multipath membantu mengurangi dampak pantulan sinyal satelit dari objek di sekitar lokasi pengukuran.
Hi-Target juga merancang perangkat ini untuk mendukung operasional lapangan. Bodi terintegrasi, perlindungan IP68, dan baterai yang dapat dilepas memberikan fleksibilitas dalam penggunaan maupun perawatan. Sistem mendukung operasional base UHF hingga 12 jam menggunakan dua baterai, sedangkan mode GSM mencapai hingga 18 jam.
Hi-Target iRTK5 Super Base untuk Sistem Pengukuran GNSS RTK
Dalam sistem RTK, base station menyediakan data koreksi yang membantu rover meningkatkan ketelitian posisi. Hi-Target iRTK5 Super Base menjalankan fungsi tersebut melalui radio UHF internal maupun koneksi jaringan yang sesuai dengan konfigurasi perangkat.
Radio internal berdaya hingga 5 W mendukung pengiriman koreksi melalui frekuensi 410–470 MHz. Bersama teknologi LoRa, sistem ini menawarkan jangkauan komunikasi hingga 30 km dalam kondisi yang mendukung. Namun, hasil aktual tetap bergantung pada topografi, penghalang, posisi antena, dan interferensi radio.
iRTK5 Super Base juga menyediakan dukungan berbagai konstelasi GNSS dan protokol koreksi. Kombinasi tersebut membantu pengguna menyesuaikan sistem komunikasi dengan receiver rover serta infrastruktur pengukuran yang tersedia.
Untuk kebutuhan proyek berskala luas, perangkat ini mendukung aplikasi seperti survey topografi, pemetaan lahan, konstruksi jalan, dan pertambangan. Pemilihan metode komunikasi, lokasi base, serta konfigurasi rover tetap perlu mengikuti karakteristik proyek dan kebutuhan akurasi.
Fitur Unggulan Hi-Target iRTK5 Super Base
1. Radio UHF Internal Berdaya hingga 5 W
Radio UHF internal memungkinkan iRTK5 Super Base mengirimkan data koreksi GNSS tanpa modul radio eksternal pada konfigurasi yang didukung. Sistem ini mendukung frekuensi 410–470 MHz dan sejumlah protokol komunikasi, termasuk Hi-Far, Hi-Target, TRIMTALK450S, TRIMMARK III, SATEL-3AS, TRANSEOT, dan SOUTH.
Dukungan protokol tersebut memberikan pilihan integrasi dengan sistem komunikasi base-rover. Pengguna tetap perlu memastikan kompatibilitas protokol dan mematuhi peraturan frekuensi radio di wilayah operasional.
2. Teknologi LoRa dengan Jangkauan hingga 30 km
Hi-Target memadukan teknologi LoRa dengan radio UHF untuk memperluas cakupan komunikasi. Algoritma kompresi data membantu sistem mengirimkan koreksi GNSS pada jarak yang lebih jauh dalam kondisi yang sesuai.
Jangkauan hingga 30 km dapat mendukung proyek yang mencakup area luas. Meski demikian, pengguna perlu mengevaluasi kondisi medan, hambatan fisik, posisi antena, dan interferensi sebelum menentukan lokasi base.
3. Multi-Konstelasi GNSS
iRTK5 Super Base mendukung 1.408 channel GNSS untuk menerima sinyal dari beberapa sistem satelit, meliputi GPS, BeiDou, GLONASS, Galileo, QZSS, NavIC, dan SBAS.
Dukungan multi-konstelasi membantu receiver memanfaatkan sinyal satelit yang tersedia. Selain itu, algoritma pengurangan multipath membantu mengurangi pengaruh sinyal pantulan dari gedung, pepohonan, dan objek di sekitar lokasi.
4. Dukungan Berbagai Protokol Koreksi
Perangkat mendukung protokol RTCM 2.x, RTCM 3.x, dan CMR untuk kebutuhan pertukaran data koreksi. Untuk jaringan RTK, tersedia mode VRS, FKP, dan MAC. Sistem juga mencantumkan dukungan NTRIP Client, NTRIP Caster, serta Hi-Target Caster.
Berbagai opsi ini membantu pengguna menyesuaikan alur distribusi koreksi dengan kebutuhan proyek. Sebelum pengoperasian, pastikan base, rover, dan layanan koreksi menggunakan konfigurasi yang kompatibel.
5. Auto-Switch & Quick Fix
Fitur Auto-Switch & Quick Fix dirancang untuk membantu sistem menghadapi perubahan kondisi komunikasi. Pada skenario yang didukung, perangkat dapat menggunakan jalur radio dan jaringan sesuai konfigurasi sistem.
Ketika rover keluar dari jangkauan radio, koneksi jaringan dapat menjadi alternatif jika sinyal seluler dan layanan koreksi tersedia. Pengguna perlu memastikan dukungan firmware serta konfigurasi perangkat sebelum mengandalkan fungsi ini di lapangan.
6. Ultra Base
iRTK5 Super Base punya fitur Ultra Base untuk mendukung transmisi data koreksi melalui radio dan jaringan secara bersamaan. Fitur ini bertujuan memberikan pilihan komunikasi tambahan dalam sistem base-rover.
7. Perlindungan IP68
Bodi iRTK5 Super Base memiliki rating IP68 sesuai standar IEC 60529. Perangkat juga dirancang untuk menghadapi jatuh alami dari ketinggian 1,8 meter ke permukaan beton.
Desain terintegrasi membantu menyederhanakan pemasangan perangkat di lapangan. Meski memiliki perlindungan tersebut, pengguna tetap perlu mengikuti petunjuk operasional dan perawatan untuk menjaga performa perangkat.
8. Baterai untuk Operasional Base dan Rover
Hi-Target iRTK5 Super Base menggunakan baterai lithium-ion 7,2 V berkapasitas 6.900 mAh yang dapat dilepas dan diisi ulang.
- Mode RTK base melalui UHF: hingga 12 jam menggunakan dua baterai.
- Mode RTK base melalui GSM: hingga 18 jam.
- Mode RTK rover melalui UHF atau jaringan seluler: hingga 18 jam.
- Sumber daya eksternal: 6–28 V DC melalui port 5-pin.
Durasi operasional dapat berubah mengikuti suhu, kondisi baterai, dan konfigurasi perangkat.
Spesifikasi GPS Geodetik GNSS RTK Hi-Target iRTK5 Super Base
GNSS Features
- Channel: 1.408
- GPS: L1C/A, L1C, L2P(Y), L2C, L5
- BDS: B1I, B2I, B3I, B1C, B2a, B2b
- GLONASS: L1, L2, L3
- Galileo: E1, E5a, E5b, E6
- QZSS: L1, L2, L5, L6
- NavIC: L5
- SBAS: L1, L2, L5
- PPP: B2b-PPP dan Galileo E6-HAS
Positioning Performance
- Akurasi static presisi tinggi horizontal: 2,5 mm + 0,1 ppm RMS
- Akurasi static presisi tinggi vertikal: 3,5 mm + 0,4 ppm RMS
- Akurasi static dan fast static horizontal: 2,5 mm + 0,5 ppm RMS
- Akurasi static dan fast static vertikal: 5 mm + 0,5 ppm RMS
- Akurasi PPK / Stop & Go horizontal: 8 mm + 1 ppm RMS
- Akurasi PPK / Stop & Go vertikal: 15 mm + 1 ppm RMS
- Waktu inisialisasi PPK: Umumnya 10 menit untuk base dan 5 menit untuk rover
- Keandalan inisialisasi PPK: Umumnya lebih dari 99,9%
- Akurasi code differential horizontal: ±0,25 m + 1 ppm RMS
- Akurasi code differential vertikal: ±0,5 m + 1 ppm RMS
- Akurasi SBAS: 0,5 m horizontal dan 0,85 m vertikal
- Akurasi PPP: 10 cm horizontal dan 20 cm vertikal
- Akurasi RTK single baseline horizontal: 8 mm + 1 ppm RMS
- Akurasi RTK single baseline vertikal: 15 mm + 1 ppm RMS
- Akurasi network RTK horizontal: 8 mm + 1 ppm RMS
- Akurasi network RTK vertikal: 15 mm + 1 ppm RMS
- Waktu inisialisasi RTK: Umumnya kurang dari 10 detik
- Keandalan inisialisasi RTK: Umumnya lebih dari 99,99%
- Kecepatan pembaruan posisi: 1–20 Hz
- Hi-Fix horizontal: RTK + 10 mm/menit RMS
- Hi-Fix vertikal: RTK + 20 mm/menit RMS
- Tilt survey: 200 Hz, kalibrasi otomatis, rentang 0°–60°
- Ketidakpastian horizontal akibat tilt: Umumnya kurang dari 8 mm + 0,7 mm/° tilt
Hardware dan Physical
- Dimensi: 158 × 98 mm
- Bobot: Maksimal 1,3 kg termasuk baterai
- Suhu operasional: -20°C hingga +50°C
- Suhu penyimpanan: -40°C hingga +55°C
- Pengaturan suhu: Daya kerja menyesuaikan suhu untuk membantu menjaga temperatur perangkat
- Kelembapan: 100% tanpa kondensasi
- Perlindungan: IP68 sesuai standar IEC 60529
- Ketahanan benturan dan getaran: MIL-STD-810G, 514.6
- Ketahanan jatuh: Dirancang untuk menghadapi jatuh alami dari ketinggian 1,8 meter ke permukaan beton
Electrical
- Baterai internal: Lithium-ion 7,2 V, 6.900 mAh
- Jenis baterai: Isi ulang dan dapat dilepas
- Durasi RTK rover melalui UHF atau seluler: Hingga 18 jam
- Durasi RTK base melalui UHF: Hingga 12 jam menggunakan dua baterai
- Durasi RTK base melalui GSM: Hingga 18 jam
- Sumber daya eksternal: 6–28 V DC melalui port 5-pin
- Perlindungan daya: Perlindungan terhadap pengosongan daya berlebih
Control Panel
- Tombol fisik: 1 tombol
- Layar: OLED touchscreen 1,3 inci
- Indikator LED: Satelit, sinyal, dan daya
Communication
- Port I/O: 1 × Mini USB, 1 × port antena SMA, 1 × slot Nano SIM, dan 1 × port 5-pin
- Wi-Fi: 2,4 GHz, mendukung IEEE 802.11 a/b/g/n
- Bluetooth: Bluetooth 5.2, 2,4 GHz
- NFC: Mendukung pairing perangkat melalui sentuhan
- Modem jaringan: TDD-LTE, FDD-LTE, dan GSM
- Teknologi radio: LoRa
- Daya pancar UHF internal: Hingga 5 W
- Frekuensi UHF: 410–470 MHz
- Protokol radio: Hi-Far, Hi-Target, TRIMTALK450S, TRIMMARK III, SATEL-3AS, TRANSEOT, SOUTH, dan lainnya
- Jangkauan radio: Hingga 30 km dalam kondisi yang mendukung
- Channel radio: 116 channel, dengan 16 channel tambahan yang dapat dikembangkan
- Ultra Base: Mendukung transmisi radio dan jaringan secara bersamaan sesuai ketersediaan firmware dan cakupan server
System Configuration
- Penyimpanan internal: 64 GB
- Format keluaran: ASCII NMEA-0183
- Kecepatan keluaran data: 1–20 Hz
- Format data statik: GNS dan RINEX
- Protokol RTK: RTCM 2.x, RTCM 3.x, dan CMR
- Mode jaringan: VRS, FKP, dan MAC
- Dukungan jaringan: NTRIP Client, NTRIP Caster, dan Hi-Target Caster
Penggunaan Hi-Target iRTK5 Super Base untuk Survey dan Pemetaan
Hi-Target iRTK5 Super Base mendukung sistem koreksi GNSS RTK untuk beragam pekerjaan pengukuran. Pengguna dapat menyesuaikan penempatan base dan metode komunikasi berdasarkan kondisi proyek.
- Survey topografi
Base station mengirimkan data koreksi kepada rover untuk mendukung pengukuran koordinat dan pengumpulan data topografi. Sistem ini dapat membantu pekerjaan pemetaan lahan yang menggunakan metode RTK.
- Konstruksi jalan dan infrastruktur
Proyek infrastruktur sering mencakup area memanjang yang memerlukan komunikasi koreksi pada cakupan luas. Teknologi LoRa membantu mendukung komunikasi base-rover selama kondisi lapangan memenuhi kebutuhan jangkauan.
- Pertambangan
Kegiatan pemetaan tambang memerlukan data koordinat untuk mendukung pengukuran area operasional. iRTK5 Super Base dapat menjadi sumber koreksi GNSS dalam sistem base-rover untuk pekerjaan tersebut.
- Survey di kawasan perkotaan dan hutan
Gedung, pepohonan, serta penghalang lainnya dapat mempengaruhi sinyal GNSS dan komunikasi radio. Dukungan multi-konstelasi membantu receiver memanfaatkan sinyal yang tersedia, sementara algoritma pengurangan multipath membantu mengurangi dampak pantulan sinyal. Pemilihan lokasi base tetap menjadi bagian penting dari perencanaan survey.




