Dalam dunia pemetaan drone dan fotogrametri udara, istilah control point atau Ground Control Point (GCP) sering muncul. Secara sederhana, tim survey menentukan GCP sebagai titik di permukaan tanah dengan koordinat berpresisi tinggi yang terlihat jelas pada foto udara. Titik inilah yang menjadi “pengikat” antara foto hasil pemotretan dengan sistem koordinat sebenarnya di lapangan. Tanpa GCP, Foto udara belum memiliki posisi secara fix.
Dalam proses pengolahan data foto udara, tim menggunakan GCP pada tahap aerial triangulation dan bundle adjustment, yaitu untuk menghitung posisi dan orientasi kamera saat pemotretan. Menurut (Putra, 2016) Penelitian pada Jurnal Geodesi Universitas Diponegoro menunjukkan bahwa jumlah serta distribusi Ground Control Point berpengaruh signifikan terhadap ketelitian horizontal dan vertikal ortofoto (Putra et al., 2016). Titik yang tersebar merata, terutama di bagian tepi dan tengah area survei, mampu mengurangi distorsi geometrik.
Temuan serupa dipublikasikan dalam Jurnal Teknik ITS, yang menyatakan bahwa penggunaan GCP dengan metode GNSS RTK dapat menurunkan nilai kesalahan posisi secara signifikan dibandingkan pemrosesan tanpa kontrol tanah (Wibowo & Cahyono, 2019). Artinya, kualitas koordinat GCP sangat menentukan akurasi akhir produk seperti ortofoto, Digital Surface Model (DSM), dan Digital Terrain Model (DTM).
Meski begitu, penggunaan GCP tetap perlu strategi. Terlalu sedikit titik bisa menurunkan akurasi, tetapi terlalu banyak juga meningkatkan waktu dan biaya survei. Kuncinya terletak pada perencanaan distribusi yang tepat sesuai luas area, resolusi foto udara, dan standar ketelitian yang tim tentukan.
Kesimpulan
Ground Control point adalah fondasi utama dalam pengukuran foto udara. Jika ingin menghasilkan pemetaan drone yang presisi, valid, dan sesuai standar teknis, tim survey harus merencanakan dan mengukur GCP dengan baik.
Sedang mengerjakan proyek foto udara atau pemetaan drone? Pastikan strategi penempatan Ground Control Point Anda sudah optimal. Maksimalkan akurasi ortofoto Anda dengan perangkat GNSS presisi tinggi dari Hi-Target dan distribusi titik yang terencana dengan baik sehingga hasilnya siap memenuhi kebutuhan teknis maupun legal proyek.
Ikuti terus artikel lainnya dari Hi-Target Indonesia supaya ilmu pengetahuan anda makin bertambah. Jika anda butuh alat survey pemetaan yang berkualitas dan bergaransi resmi, yuk hubungi Hi-Target Indonesia aja.
Penulis: Herlina
Referensi
- Sumber gambar: Indosurta
- Pemetaan Digital Fotogrametri Menggunakan Ground Control Point (GCP), Jurnal Ilmiah Media Engineering Vol.10 No.1, 2020: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jime/article/download/29422/28558
- Analisis Konfigurasi Optimum Kerangka GCP untuk Survei Pemetaan UAV, Jurnal Geodesi Universitas Diponegoro (2019): https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/geodesi/article/view/22580



