Pekerjaan survei saat ini dituntut semakin cepat tanpa mengurangi ketelitian hasil pengukuran. Di sisi lain, kondisi lapangan sering kali tidak ideal. Mulai dari jumlah personel yang terbatas, medan yang kompleks, hingga target pengukuran yang sering terhalang, semuanya bisa mempengaruhi produktivitas surveyor. Untuk menjawab tantangan tersebut, penggunaan Robotic Total Station mulai menjadi pilihan di berbagai proyek konstruksi, infrastruktur, maupun pertambangan. Salah satu perangkat yang menawarkan teknologi tersebut adalah Hi-Target HTS-820, berikut penjelasannya.
1. Survey Masih Membutuhkan Dua Orang?
Pada total station konvensional, biasanya dibutuhkan satu operator yang mengoperasikan alat dan satu orang lagi membawa prisma. Untuk proyek dengan durasi panjang, kebutuhan tenaga kerja seperti ini tentu dapat menambah biaya operasional. Hi-Target HTS-820 hadir dengan teknologi Robotic Total Station yang memungkinkan pengukuran dilakukan oleh satu operator (one-person survey). Melalui sistem kendali jarak jauh, operator dapat mengendalikan instrumen sekaligus melakukan pengukuran tanpa harus bolak-balik ke posisi alat. Hal ini membuat pekerjaan menjadi lebih efisien, terutama pada proyek yang memiliki target pengukuran dalam jumlah banyak.
2. Target Prisma Sering Hilang Saat Terhalang?
Di area pekerjaan proyek, tidak jarang prisma tertutup alat berat, kendaraan proyek, atau struktur bangunan. Kondisi ini sering membuat proses pengukuran terhenti karena operator harus mencari dan membidik ulang target. Hi-Target HTS-820 dilengkapi AI Prism Tracker dan Hybrid Tracking Technology yang mampu mempertahankan penguncian target serta mencari kembali posisi prisma ketika kembali terlihat. Dengan begitu, proses pengukuran dapat berlangsung lebih lancar tanpa perlu melakukan pembidikan dari awal setiap kali target terhalang.

3. Waktu Setup Terlalu Lama
Sebelum mulai melakukan pengukuran, surveyor biasanya perlu melakukan beberapa tahap pengaturan instrumen. Jika proses setup memakan waktu lama, produktivitas di lapangan tentu ikut berkurang. Hi-Target HTS-820 menghadirkan Intelligent Imaging Station yang mempermudah surveyor mengatur instrumen secara lebih praktis. Teknologi imaging tersebut juga meningkatkan efisiensi pekerjaan lapangan hingga sekitar 50%, sehingga surveyor dapat mengalokasikan lebih banyak waktu untuk melakukan pengukuran.
4. Pekerjaan Staking Out Harus Serba Cepat
Pada proyek konstruksi maupun infrastruktur, staking out sering dilakukan berulang dalam satu hari. Oleh karena itu, kecepatan alat menjadi salah satu faktor penting agar pekerjaan tidak terhambat. Hi-Target HTS-820 memiliki kecepatan rotasi hingga 180° per detik dengan kemampuan mencari dan mengunci ulang target dalam waktu sekitar 3,5 detik. Kombinasi teknologi tersebut membuat proses tracking menjadi lebih responsif sehingga surveyor dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat tanpa mengurangi ketelitian hasil pengukuran.
5. Membutuhkan Alat yang Andal untuk Berbagai Kondisi Lapangan
Setiap proyek memiliki karakteristik yang berbeda. Ada yang berada di area konstruksi padat, medan terbuka, hingga lingkungan yang berdebu. Hi-Target HTS-820 menggabungkan tingkat perlindungan IP65 dengan akurasi sudut hingga 2 detik (2″) untuk mendukung pekerjaan survei pada berbagai kondisi lapangan. Performa ini menjadikannya pilihan yang sesuai untuk pekerjaan topografi, staking out, pembangunan jalan, jembatan, maupun proyek konstruksi lainnya.

Dapatkan Hi-Target HTS-820 di Hi-Target Indonesia
Sebagai distributor resmi Hi-Target Indonesia, menyediakan berbagai solusi untuk kebutuhan survei dan pemetaan, mulai dari GNSS RTK, Total Station, laser level, drone mapping, hingga layanan servis dan kalibrasi. Selain menyediakan produk bergaransi resmi, Hi-Target Indonesia menghadirkan tim teknis yang siap memberikan konsultasi dan membantu pelanggan memilih alat yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Dengan jaringan workshop di berbagai kota di Indonesia, pelanggan juga dapat memperoleh layanan purna jual yang lebih mudah dan cepat.
Memilih alat survey tidak hanya soal spesifikasi, tetapi juga bagaimana alat tersebut dapat membantu menyelesaikan tantangan di lapangan. Melalui fitur seperti one-person survey, AI Prism Tracker, Hybrid Tracking Technology, dan Intelligent Imaging Station, Hi-Target HTS-820 menawarkan solusi yang dapat membantu surveyor bekerja lebih efisien tanpa mengorbankan akurasi.
Atasi permasalahan survey di lapangan dengan penggunaan Robotic Total Station mulai sekarang, tim Hi-Target Indonesia siap membantu memberikan informasi produk, konsultasi teknis, hingga layanan after sales sesuai kebutuhanmu.
Referensi
- PT Alat Ukur Indosurta. (2026). Total Station Hi-Target HTS-820 Robotic. https://indosurta.co.id/jual-total-station-hi-target-hts-820-robotic/
- Hi-Target. (2025). HTS-820 Robotic Total Station: True One-Person Surveying for Rough Terrain & Construction Sites. https://www.hi-target.com.cn/products/hts-820-robotic-total-station
- PT Alat Ukur Indosurta. (2026). Indosurta – Pusat Ekosistem Survey dan Mapping Indonesia. https://indosurta.co.id/




